Pedagang Mainan Tertimpa Batu Lemparan dari Pekerja Proyek Perluasan Jalan di Sampang, Luka di Mata Sangat Parah

Korban memohon penanganan hukum yang adil agar menjadi pelajaran bagi pekerja di lokasi proyek

SAMPANG, Nwessurya.com – Seorang pedagang mainan menjadi korban insiden yang membuatnya mengalami luka parah di bagian mata setelah terkena batu yang diduga dilemparkan oleh pekerja yang sedang bekerja pada proyek perluasan jalan di Kabupaten Sampang. Kondisi korban yang sangat memprihatinkan membuatnya harus segera dibawa ke rumah sakit, namun pihak rumah sakit menyatakan bahwa luka yang dialami korban sangat berat dan membutuhkan penanganan medis lebih lanjut. (09 Mei 2026)

Korban yang belum disebutkan nama lengkapnya mengaku sedang berjualan di sekitar lokasi proyek perluasan jalan ketika secara tiba-tiba terkena batu yang berasal dari arah lokasi pekerjaan. Luka yang terjadi pada bagian matanya menyebabkan kondisi penglihatannya terganggu dan membutuhkan perawatan intensif selama beberapa waktu ke depan.

“Keluhan saya sangat berat, saya hanya sedang mencari nafkah dengan berjualan mainan, tidak menyangka akan mengalami hal seperti ini. Saya sangat memohon kepada pihak penegak hukum untuk dapat menindaklanjuti kasus ini dan melakukan pemeriksaan secara adil. Semoga kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi seluruh pekerja yang bertugas di lokasi proyek jalan agar lebih hati-hati dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya,” ujar korban dengan suara penuh kesedihan saat ditemui di rumah sakit.

Pihak proyek perluasan jalan yang menjadi lokasi kejadian saat ini belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. Namun, korban dan keluarga telah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian untuk mendapatkan klarifikasi dan penanganan yang sesuai dengan hukum yang berlaku.

Petugas kepolisian yang menangani kasus ini menyampaikan bahwa mereka sedang melakukan penyelidikan awal untuk mengumpulkan bukti serta mengidentifikasi pekerja yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. “Kami akan melakukan pemeriksaan secara seksama dan adil terhadap semua pihak yang terlibat. Setiap orang berhak mendapatkan keadilan, termasuk korban dalam kasus ini,” ujar perwakilan kepolisian yang tidak ingin disebutkan namanya.

Kejadian ini juga menjadi peringatan bagi pihak pengelola proyek untuk lebih memperketat pengawasan terhadap pekerja di lapangan, serta memberikan edukasi menyeluruh tentang pentingnya menjaga keselamatan masyarakat sekitar lokasi proyek. Selain itu, diperlukan pula langkah-langkah preventif seperti pemasangan pagar pengaman atau zona larangan yang jelas agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *