
KENDAL, Liputan12.com – Warga RT 001 RW 010, Dusun Rowosari, Desa Meteseh, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, meramaikan malam Sabtu (04/04/2026) dengan menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 RT 001 yang dirangkaikan dengan kegiatan Halal Bihalal antar warga. Acara yang digelar di plataran halaman Blok A dan B Perumahan Griya Rafada I The View dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat lokal dan berlangsung dengan suasana yang penuh keakraban serta rasa kekeluargaan.
Kegiatan yang dimulai tepat pukul 19.30 WIB dibuka dengan doa bersama yang dipimpin oleh Gus Zaenuri, diikuti dengan rangkaian acara yang sarat akan makna – mulai dari perayaan HUT ke-5 RT 001 yang ditandai dengan tiupan lilin dan pemotongan tumpeng khas, sesi Halal Bihalal yang penuh kehangatan, pengumuman kepengurusan Tim Penggerak PKK dan pengurus RT 001 hasil pemekaran wilayah, pemberian anugerah kepada tujuh warga yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa bagi lingkungan, hingga hiburan organ tunggal yang menghibur seluruh hadirin.
Ketua panitia pelaksana, Risan Aji Setiawan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur yang mendalam atas perjalanan panjang RT 001 yang kini telah memasuki usia kelima tahun. Ia juga menegaskan bahwa perayaan tahun ini memiliki makna khusus karena menjadi yang pertama kali diselenggarakan setelah mengalami perubahan nama dari RT 014 menjadi RT 001.
“Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan RT 001 yang telah memasuki usia ke-5 tahun, sekaligus sebagai momentum emas untuk mempererat tali silaturahmi antar warga, terutama dalam suasana penuh berkah setelah Idulfitri,” ujarnya dengan penuh semangat.
Ia juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan acara ini, baik dalam bentuk tenaga, pikiran, maupun dukungan materi. Tidak lupa, ia juga memohon maaf sebesar-besarnya apabila dalam pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan atau hal yang kurang berkenan.
Sejarah Perjalanan dari Sektor Wilayah hingga RT 001
Dalam sambutannya yang penuh makna, Ketua RT 001, Dr (Hc). Joko Susanto, memaparkan secara rinci cikal bakal terbentuknya lingkungan RT yang kini dikenal sebagai RT 001 RW 010. Menurutnya, sejarah wilayah tersebut bermula pada tanggal 22 Agustus 2021, ketika pertama kali dibentuk Sektor Wilayah I sebagai embrio organisasi warga di kawasan Perumahan Griya Rafada I The View. Pada masa itu, kepengurusan awal dikomandoi oleh Suryanto Andi Purnomo sebagai koordinator, yang menjadi tonggak penting dalam membangun struktur kemasyarakatan di lingkungan tersebut.
Seiring dengan bertambahnya jumlah warga dan kebutuhan akan sistem administrasi yang lebih terstruktur, wilayah tersebut kemudian resmi ditetapkan sebagai RT 014 RW 005. Penetapan ini diperkuat melalui Surat Keputusan Pejabat Kepala Desa Meteseh tertanggal 5 April 2022, yang secara resmi mengangkat Stefanus Sutriyono, S.Pd., G.r. sebagai Ketua RT pertama.
Namun dalam perjalanan panjang membangun lingkungan, dinamika kepemimpinan tidak dapat dihindari. Terjadi perubahan struktur organisasi yang mengharuskan adanya penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua RT 014. Jabatan strategis tersebut kemudian kembali diemban oleh Suryantok Andi Purnomo berdasarkan Surat Keputusan Nomor 02 Tahun 2023, yang berlaku hingga 31 Agustus 2023 dan disahkan melalui forum musyawarah warga sebagai bentuk legitimasi sosial dari masyarakat.
Memasuki fase perkembangan berikutnya, proses demokrasi warga kembali digelar melalui forum pemilihan internal (Piklaret) yang dilaksanakan pada tanggal 21 April 2025. Dari hasil pemilihan yang diikuti dengan antusias oleh warga, dan setelah diterbitkannya Surat Keputusan resmi dari Kepala Desa Meteseh, kepemimpinan RT secara definitif diberikan kepada Dr (Hc). Joko Susanto.
Puncak dari perjalanan panjang tersebut kembali terjadi pada tanggal 20 Februari 2026, ketika pemerintah desa menetapkan kebijakan pemekaran wilayah RT dan RW guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kebijakan ini menjadi dasar hukum lahirnya struktur baru yang lebih modern dan terstruktur, yakni RT 001 RW 010, yang sekaligus menandai identitas baru bagi seluruh warga setempat.
“Perjalanan panjang ini bukan hanya soal perubahan nama atau struktur administratif semata, tetapi juga merupakan proses panjang dalam membangun jiwa kebersamaan, kedewasaan organisasi, dan memperkuat semangat gotong royong antarwarga,” kata Joko dalam sambutannya yang penuh emosi.
Ia menambahkan bahwa transformasi dari RT 014 menjadi RT 001 merupakan momentum penting yang diharapkan dapat memperkuat identitas lingkungan, meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga, serta mempererat rasa solidaritas dan kekeluargaan antarwarga di lingkungan Perumahan Griya Rafada I The View.
Tokoh Masyarakat Berikan Apresiasi dan Harapan
Acara yang diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan positif ini dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, antara lain Kepala Desa Meteseh Sisyanto, Ketua RW 010 Hans Sanjaya, Ketua Paguyuban Warga Griya Rafada I The View Muhammad Solikhun, Ketua RT 004 RW 005 Dusun Rowosari Sulimin, para Ketua RT 001 hingga RT 013 di lingkungan RW 010, Ketua Banom Perairan Griya Rafada I The View Kristyanto, serta Koordinator Kebersihan Lingkungan Mbah No.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Meteseh, Sisyanto, memberikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya kegiatan yang penuh makna ini. Ia menilai bahwa perayaan HUT RT 001 bukan sekadar sebuah seremoni tahunan, melainkan simbol yang kuat akan kekuatan solidaritas dan kebersamaan warga.
“Ini bukan hanya sekadar perayaan ulang tahun RT, tetapi juga bukti nyata bahwa masyarakat kita memiliki semangat kebersamaan yang luar biasa dan patut dicontohkan. Saya melihat langsung bagaimana kekompakan dan rasa peduli antarwarga ini menjadi modal utama dalam membangun desa yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kebijakan pemekaran RT dan RW yang telah diterapkan merupakan langkah strategis pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. “Dengan struktur yang lebih tertata melalui pemekaran, pelayanan kepada masyarakat akan semakin cepat, efektif, dan tepat sasaran. Ini adalah langkah maju yang akan membawa Desa Meteseh pada kemajuan yang lebih baik,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh warga untuk terus menjaga persatuan dan menjadikan momentum Idulfitri sebagai titik awal untuk memperkuat harmoni sosial di lingkungan masyarakat. “Halal bihalal yang kita laksanakan hari ini harus kita maknai sebagai ajang yang penuh berkah untuk mempererat persaudaraan. Mari kita hilangkan segala sekat perbedaan, saling memaafkan atas kesalahan yang mungkin telah terjadi, dan bersama-sama membangun lingkungan yang lebih harmonis, sejahtera, dan penuh kasih sayang,” tambahnya.
Acara Semarak dengan Hiburan dan Semangat Kebersamaan
Acara semakin meriah dan penuh semangat dengan penampilan hiburan organ tunggal yang menghibur seluruh warga hingga akhir kegiatan. Bertindak sebagai pembawa acara, Varian Adisuryo, sukses memandu jalannya setiap rangkaian acara dengan penuh semangat, kehangatan, serta keceriaan yang mampu membuat suasana semakin akrab.
“Dengan terselenggaranya acara yang penuh makna ini, tentu kita semua berharap bahwa kebersamaan yang telah terjalin dengan erat ini dapat terus diperkuat dari hari ke hari. Semoga lingkungan RT 001 RW 010 dapat menjadi contoh nyata kehidupan bermasyarakat yang harmonis, solid, dan penuh rasa kekeluargaan,” kata Varian dalam penutup acara.
Kegiatan yang berlangsung hingga larut malam tersebut diakhiri dengan doa bersama dan harapan bahwa semangat kebersamaan yang terjalin pada malam bersejarah ini akan terus hidup dan menjadi dasar dalam menghadapi segala tantangan serta membangun masa depan yang lebih baik bagi seluruh warga.
















