Musrenbangdes Tamberu Barat Jadi Ruang Serap Aspirasi, Infrastruktur dan Air Bersih Masuk Pembahasan

SAMPANG, NEWSSURYA.COM — Pemerintah Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) sebagai bagian dari tahapan penyusunan rencana pembangunan desa untuk Tahun Anggaran 2027.

Kegiatan berlangsung di Balai Desa Tamberu Barat, Kamis (24/9/2026), dengan melibatkan sejumlah unsur pemerintahan desa dan masyarakat.

Musrenbangdes menjadi forum untuk menghimpun berbagai kebutuhan masyarakat sekaligus membahas usulan yang akan dipertimbangkan dalam penentuan skala prioritas pembangunan.

Dalam forum tersebut, beberapa kebutuhan masyarakat menjadi perhatian, di antaranya perbaikan jalan, sektor pertanian dan akses air bersih.

Kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Al-Fatihah, kemudian dilanjutkan sambutan Pj. Kepala Desa Tamberu Barat, Ach. Rifandy.

Ach. Rifandy menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir. Ia mengatakan, keberhasilan perencanaan pembangunan membutuhkan keterlibatan banyak pihak, karena pemerintah desa tidak dapat menyusun seluruh program hanya berdasarkan pertimbangan internal.

Menurutnya, aspirasi dari masyarakat yang disampaikan melalui kepala dusun, perangkat desa, BPD maupun unsur lainnya menjadi bahan penting untuk menentukan arah pembangunan.

Dalam kesempatan itu, Ach. Rifandy juga menyampaikan harapan agar Camat Sokobanah, Sapta Nuris Ramlan, dapat memberikan arahan dalam pembahasan rencana kerja Pemerintah Desa Tamberu Barat Tahun Anggaran 2027.

“Khusus Bapak Camat Haji Sapta Nuris Ramlan, insyaallah banyak hal yang akan disampaikan kepada kita semua terkait pembahasan rencana kerja Pemerintah Desa Tamberu Barat tahun anggaran 2027,” ujarnya.

Ia mengajak peserta Musrenbangdes mengikuti pembahasan dengan sungguh-sungguh sehingga usulan yang muncul dapat dipilah dan ditentukan sesuai kebutuhan serta skala prioritas.

Tiga Sektor Jadi Perhatian

Dalam pembahasan, kebutuhan terhadap infrastruktur jalan menjadi salah satu aspirasi yang mendapat perhatian. Kondisi akses jalan berkaitan erat dengan mobilitas warga dan kelancaran aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan ekonomi dan pertanian.

Selain infrastruktur, sektor pertanian juga menjadi bagian dari aspirasi yang dibicarakan. Perencanaan pembangunan diharapkan dapat memperhatikan kebutuhan masyarakat yang berkaitan dengan aktivitas pertanian.

Persoalan air bersih turut masuk dalam pembahasan. Sebagai kebutuhan dasar, ketersediaan akses air bersih menjadi salah satu hal yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan program pembangunan desa.

Berbagai usulan tersebut selanjutnya dibahas melalui forum musyawarah untuk menentukan skala prioritas yang akan menjadi bahan penyusunan RKPDes Tahun Anggaran 2027.

Camat: Semua Pihak Harus Terlibat

Camat Sokobanah, Sapta Nuris Ramlan, menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh unsur yang telah mendukung proses pemerintahan dan perencanaan pembangunan Desa Tamberu Barat.

Ia menekankan bahwa proses pembangunan membutuhkan partisipasi bersama. Kepala desa, menurutnya, tidak mungkin bekerja sendiri tanpa dukungan perangkat desa, kepala dusun, BPD dan masyarakat.

“Jadi saya ucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan kepada Pak Pj. Karena terus terang kalau Pak Pj sendiri yang memikirkan, seketika tentu pusing. Saya yakin beliau tidak mampu memenuhi ini sendirian. Jadi mator sakalangkong (terima kasih banyak) atas bantuan Panjenengan, terutama kepala dusun dan perangkat desa yang sudah menyampaikan usulan-usulan yang akan dikerjakan,” ungkap Sapta.

Sapta juga meminta agar seluruh usulan yang telah dihimpun tidak langsung ditetapkan begitu saja, melainkan tetap melalui pembahasan bersama untuk menentukan prioritas.

Ia menyebut Pemerintah Desa Tamberu Barat sebelumnya telah melaksanakan pra-musyawarah. Tahapan tersebut menjadi bagian dari proses awal untuk menyeleksi berbagai aspirasi sebelum dibahas dalam Musrenbangdes.

“Untuk daftar usulan ini silakan dimusyawarahkan. Apalagi tadi sudah disampaikan untuk Desa Tamberu Barat sudah ada pra-musyawarah. Kalau tidak keliru kemarin malam sudah melakukan musyawarah, dan saya yakin usulan yang akan dikerjakan sudah melalui proses seleksi yang matang,” jelasnya.

Musrenbangdes tersebut dihadiri Pj. Kepala Desa Tamberu Barat, Ketua dan anggota BPD, perangkat desa, perwakilan TP PKK, kader Posyandu, Kepala Puskesmas Tamberu Barat, bendahara desa, tokoh masyarakat, pendamping desa, Babinsa serta Camat Sokobanah.

Melalui forum tersebut, Pemerintah Desa Tamberu Barat bersama seluruh peserta berupaya menyusun arah pembangunan berdasarkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat.

Hasil pembahasan selanjutnya diharapkan menjadi bahan dalam penyusunan program kerja desa Tahun Anggaran 2027, dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, skala prioritas dan kemampuan desa dalam melaksanakan pembangunan.

Sonhaji

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *