Sampang Perkuat Transparansi Rekrutmen Polri dengan MoU Berbasis Prinsip “BETAH”

SAMPANG, Nwessurya.com – Sebuah era baru rekrutmen anggota Polri di Kabupaten Sampang telah dimulai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Penerimaan Anggota Polri Terpadu Tahun Anggaran 2026 pada 17 Maret 2026 di Ruang Kapolres Sampang. Penandatanganan bersejarah ini menjadi simbol komitmen kuat antara Pemerintah Kabupaten Sampang dan Polres Sampang untuk mewujudkan proses seleksi yang bersih, adil, dan terpercaya, dengan landasan utama transparansi, akuntabilitas, dan humanisme.

Acara penting ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan kunci, termasuk Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Sampang, Bapak Mas’udi Hadiwijaya, S.Pd., M.Pd., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sampang, serta Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sampang. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan menyeluruh dari sektor pendidikan dan kependudukan dalam memastikan kualitas calon pendaftar.

Nota Kesepahaman ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud kerja sama konkret antara Polres Sampang dan Pemerintah Daerah untuk menciptakan sistem pembinaan dan penjaringan calon anggota Polri yang potensial dari Kabupaten Sampang secara lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Melalui proses seleksi yang objektif dan terukur, diharapkan Kabupaten Sampang dapat melahirkan putra-putri terbaik bangsa yang siap mengabdi sebagai abdi negara yang profesional dan berintegritas.

Lebih dari sekadar prosedur, Nota Kesepahaman ini mengusung filosofi “Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis” (BETAH). Prinsip “BETAH” ini akan menjadi panduan moral dalam setiap tahapan proses penerimaan, mulai dari sosialisasi yang inklusif, pendaftaran yang mudah diakses, pelaksanaan seleksi yang objektif dan bebas dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), hingga pendekatan humanis dalam berinteraksi dengan para calon pendaftar.

Dengan menerapkan prinsip “BETAH”, diharapkan dapat tercipta iklim kepercayaan yang kokoh di kalangan masyarakat, terutama bagi generasi muda yang bercita-cita menjadi anggota Polri. Mereka akan merasa yakin bahwa kesempatan untuk mengabdi kepada negara terbuka lebar bagi siapa saja yang memiliki potensi dan memenuhi syarat, tanpa adanya diskriminasi atau praktik kecurangan.

Melalui kerja sama yang solid dan komitmen untuk menerapkan prinsip “BETAH”, Kabupaten Sampang bertekad untuk menghasilkan anggota Polri yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang mumpuni, tetapi juga memiliki integritas moral yang tinggi, berdedikasi untuk melayani masyarakat, dan menjunjung tinggi supremasi hukum. Diharapkan, citra Polri di mata masyarakat akan semakin positif dan keamanan serta ketertiban di Kabupaten Sampang semakin terjamin berkat hadirnya generasi abdi negara yang berkualitas.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *