Donor Darah dan Bazar Jadi Wujud Nyata Kepedulian di Peringatan HBP ke-62

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":[],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"border":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

SEMARANG, Nwessurya.com – Momentum Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026 dimanfaatkan untuk menghadirkan kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Bertempat di Lapas Kelas I Semarang, rangkaian peringatan diisi dengan aksi donor darah serta bazar produk hasil karya warga binaan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang peringatan tahunan, tetapi juga sarana memperkuat nilai solidaritas dan kepedulian sosial. Sejumlah unsur pemasyarakatan, pegawai, hingga peserta magang turut ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung penuh kebersamaan.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah dalam sambutannya menekankan bahwa HBP harus dimaknai sebagai momentum untuk memberikan kontribusi nyata. Ia menyampaikan bahwa kegiatan sosial seperti donor darah menjadi bukti bahwa pemasyarakatan hadir dan berperan aktif di tengah masyarakat.

Pelaksanaan donor darah berlangsung tertib melalui tahapan pendaftaran dan pemeriksaan kesehatan. Tingginya partisipasi peserta menunjukkan semangat kemanusiaan yang kuat dalam membantu sesama, khususnya dalam menjaga ketersediaan stok darah.

Selain itu, bazar yang digelar menjadi daya tarik tersendiri. Berbagai produk kreatif hasil karya warga binaan ditampilkan sebagai bentuk keberhasilan program pembinaan. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang bagi warga binaan untuk menunjukkan potensi dan kontribusi positif mereka.

Di sela kegiatan, Kepala Bapas Kelas I Semarang, Totok Budiyanto, menyampaikan bahwa keterlibatan dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk memperkuat kepedulian sosial.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menegaskan bahwa pemasyarakatan tidak hanya berorientasi pada pembinaan, tetapi juga memiliki peran sosial yang nyata. Donor darah dan bazar adalah bentuk kontribusi yang bisa langsung dirasakan manfaatnya,” ujarnya.

Partisipasi peserta turut menambah makna kegiatan. Arfan, salah satu pendonor, mengaku senang dapat terlibat dalam aksi kemanusiaan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk berbagi sekaligus menjaga kesehatan.

Sementara itu, Rizki Putri Amalia, peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan Batch 2 Tahun 2025, menilai kegiatan ini memberikan pengalaman yang berharga. Ia melihat langsung bagaimana pemasyarakatan berperan aktif dalam kegiatan sosial yang berdampak luas.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Peringatan HBP ke-62 ini diharapkan dapat terus mendorong tumbuhnya kepedulian sosial serta memperkuat citra positif pemasyarakatan di tengah masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *