JEPARA, Nwessurya.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Jepara menggelar diskusi politik bersama organisasi masyarakat (Ormas) dan insan pers pada Rabu (22/04/2026). Kegiatan yang bertempat di Aula Kantor Kesbangpol Jepara ini menjadi momentum ganda, yaitu mempererat silaturahmi pasca Idul Fitri 1447 Hijriah sekaligus mendorong peningkatan partisipasi politik masyarakat dalam membangun daerah.
Mengusung tema “Merajut Silaturahmi Pasca Idul Fitri 1447 Hijriah Bersama Ormas untuk Meningkatkan Partisipasi Politik”, acara ini dihadiri oleh berbagai elemen penting di Kabupaten Jepara, antara lain Wakil Ketua DPRD Jepara Pratikno, perwakilan dari puluhan Ormas se-Kabupaten Jepara, serta perwakilan dari media massa cetak dan elektronik yang beroperasi di daerah.
Kepala Kesbangpol Jepara Ony Sulistiyawan dalam sambutannya menegaskan bahwa peran Ormas dan media massa memiliki peran krusial dalam menjaga kondusivitas daerah sekaligus memperkuat dasar demokrasi di tingkat lokal. Menurutnya, kedua elemen ini menjadi tulang punggung dalam membangun masyarakat yang lebih peduli terhadap perkembangan daerah dan proses politik yang berjalan.
“Saat ini, kita sedang memasuki era di mana partisipasi masyarakat menjadi sangat penting. Ormas sebagai wadah aspirasi masyarakat dan media sebagai penyampai informasi memiliki peran yang tidak bisa digantikan dalam membangun demokrasi yang sehat di Jepara,” ujar Ony.
Ia juga menyoroti pentingnya tertib administrasi bagi seluruh organisasi masyarakat yang ada di Kabupaten Jepara. Menurut data yang dimiliki Kesbangpol, masih terdapat sejumlah Ormas yang belum melakukan pendaftaran ulang secara resmi atau belum melengkapi data administrasi yang diperlukan.
“Melalui forum ini, kami mengimbau seluruh Ormas di Kabupaten Jepara, baik yang sudah terdaftar maupun yang belum memperbarui data, agar segera melapor ke Kantor Kesbangpol Jepara untuk dilakukan pendataan ulang secara administratif. Hal ini penting untuk memastikan bahwa setiap Ormas beroperasi sesuai dengan peraturan yang berlaku dan dapat menjadi mitra yang efektif bagi pemerintah dalam berbagai program pembangunan,” tegas Ony pada kesempatan tersebut.
Lebih lanjut, Ony menekankan bahwa kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah, Ormas, dan media massa menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang ada di daerah. Beberapa masalah yang menjadi perhatian bersama antara lain peredaran narkoba, penyalahgunaan minuman keras, hingga kasus perundungan yang kerap terjadi di kalangan pelajar.
“Diskusi ini bukan sekadar ajang silaturahmi semata, tetapi juga menjadi ruang bersama untuk memperkuat sinergi antar pihak. Kami berharap Ormas dan insan pers dapat menjadi mitra strategis Bakesbangpol Jepara dalam menjaga stabilitas wilayah, menangkal berbagai isu negatif yang dapat merusak persatuan, serta mendorong partisipasi politik masyarakat secara sehat dan konstruktif,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa insan pers memiliki peran vital sebagai ujung tombak penyebaran informasi yang akurat, objektif, dan positif mengenai kondisi daerah. Dalam era informasi yang begitu cepat saat ini, peran media sebagai penyampaian berita yang benar menjadi sangat krusial untuk menghindari penyebaran hoaks dan informasi yang tidak akurat.
“Pers adalah jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Kami berharap media dapat terus menyampaikan berita yang edukatif dan menyejukkan, sehingga mampu membangun optimisme masyarakat terhadap pembangunan yang sedang berlangsung di Jepara. Dengan informasi yang benar, masyarakat akan lebih mudah memahami program pemerintah dan berpartisipasi secara aktif,” imbuhnya.
Menutup sambutannya, Ony juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh peserta yang hadir, mengingat suasana masih dalam bulan Syawal yang penuh dengan kedamaian dan kebersamaan. Ia berharap seluruh pihak dapat terus menjaga hubungan baik dan bekerja sama untuk kemajuan Kabupaten Jepara.
Kegiatan diskusi ini berjalan dengan sangat aktif, dengan berbagai usulan dan masukan yang diajukan oleh perwakilan Ormas dan insan pers. Beberapa poin penting yang muncul dalam diskusi antara lain upaya meningkatkan literasi politik masyarakat, pendataan yang lebih komprehensif terhadap Ormas, serta kerjasama lebih erat dalam penyebaran informasi yang positif.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat untuk memperkuat komunikasi lintas sektor sekaligus menciptakan iklim demokrasi yang lebih inklusif dan kondusif di Kabupaten Jepara, sehingga setiap elemen masyarakat dapat berkontribusi secara optimal dalam membangun daerah yang lebih baik.































https://shorturl.fm/AzL1k