Toni Supit: Sosok Almarhum merupakan teladan baik dan seperti keluarga sendiri, perjuangannya untuk daerah tidak akan terlupakan
Sulawesi Utara, Nwessurya.com – Kabar duka yang mendalam menyelimuti seluruh masyarakat Kabupaten Sitaro Talaud (Sitaro) setelah wafatnya Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sitaro, Djon Ponto Janis. Kabar meninggalnya Almarhum menyebar dengan cepat dan membuat suasana di seluruh wilayah Sitaro terasa suram. Berbagai elemen masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat pemerintah daerah, anggota DPRD, tokoh masyarakat dari berbagai kecamatan, hingga organisasi politik se-Sitaro, datang secara beramai-ramai untuk menyampaikan bela sungkawa dan rasa kehilangan yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Salah satu yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir dan dukungan adalah Anggota DPRD Sulawesi Utara sekaligus Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sitaro, Toni Supit, yang menghadiri prosesi duka pada Rabu (06/05/2026) di Gedung Nyiur yang dijadikan sebagai tempat pemakaman sementara Almarhum.
Suasana di lokasi tempat duka terasa sangat khidmat dan penuh kesedihan. Bunga papan dari berbagai instansi, organisasi, dan individu memenuhi sudut-sudut ruangan, sementara keluarga dekat Almarhum dan rombongan keluarga besar Janis-Jacobus duduk bersama menerima ucapan bela sungkawa dari setiap tamu yang datang. Rasa kehilangan yang mendalam disampaikan oleh Toni Supit yang akrab disapa Tonsu, mengingat sosok Djon Ponto Janis bukan hanya sekadar rekan kerja dalam dunia politik dan pemerintahan daerah, tetapi juga merupakan sosok yang sangat berpengaruh dan menjadi teladan yang baik bagi banyak orang, termasuk dirinya sendiri yang telah bekerja sama dengan Almarhum selama bertahun-tahun.
“Saya secara pribadi sangat berduka mendengar kabar wafatnya Almarhum Djon Ponto Janis. Kabar ini benar-benar membuat saya terkejut dan sangat sedih. Sosok beliau sudah seperti teman karib yang selalu ada di samping saya dalam berbagai situasi, sahabat yang selalu bisa dipercaya dalam setiap keputusan penting, bahkan sudah seperti keluarga saya sendiri yang selalu memberikan nasihat dan dukungan. Selama bertahun-tahun kita bekerja sama, baik dalam forum parlemen maupun dalam kegiatan masyarakat, Almarhum selalu menunjukkan sikap yang penuh kedermawanan, kesabaran yang luar biasa, dan integritas yang tidak pernah diragukan. Beliau sudah seperti teladan bagi saya dan banyak orang muda di Sitaro yang ingin berkontribusi bagi daerah. Beliau merupakan pribadi yang baik hati, selalu murah senyum kepada siapapun yang ditemuinya, dan selalu siap membantu siapapun yang membutuhkan bantuan, tanpa memandang latar belakang atau status sosial mereka,” ungkapnya dengan nada penuh kesedihan saat ditemui setelah menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga Almarhum.
Toni Supit juga tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih yang paling dalam atas segala bentuk kebaikan, bimbingan arahan, serta dukungan moral dan material yang pernah diberikan oleh Almarhum selama hidupnya. Selain itu, ia juga menyampaikan rasa duka cita yang tulus dan mendalam bagi seluruh keluarga yang ditinggalkan, mulai dari istri tercinta, anak-anak yang masih muda, hingga keluarga besar Janis-Jacobus yang telah kehilangan sosok kepala keluarga yang sangat dicintai.
“Sangat berterima kasih atas segala kebaikan yang pernah Almarhum berikan kepada saya pribadi maupun kepada banyak orang di daerah ini. Beliau telah memberikan banyak kontribusi positif bagi perkembangan Sitaro, mulai dari memperjuangkan anggaran daerah untuk pembangunan wilayah terpencil hingga memperhatikan kesejahteraan masyarakat miskin dan rentan. Saya turut menyampaikan bela sungkawa yang paling dalam dan doa yang tulus bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga Tuhan memberikan kekuatan dan kesabaran yang luar biasa untuk melewati masa sulit ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap diberikan kesehatan dan kebahagiaan dalam menghadapi hari-hari mendatang,” ucapnya sambil menyampaikan dukacita yang mendalam, sambil menepuk bahu salah satu anak Almarhum yang sedang menangis.
Tak hanya secara pribadi, Toni Supit juga menyampaikan rasa duka cita dari nama seluruh pengurus, kader aktif, serta simpatisan DPC PDIP Sitaro yang tersebar di seluruh kecamatan dan desa di Kabupaten Sitaro kepada keluarga besar Almarhum Djon Ponto Janis. “Mewakili seluruh Pengurus dari tingkat kabupaten hingga kecamatan, kader yang telah bekerja sama dengan Almarhum dalam berbagai kegiatan politik dan sosial masyarakat, serta seluruh keluarga besar PDIP Sitaro yang jumlahnya ribuan orang, saya mau menyampaikan duka cita yang paling mendalam bagi keluarga Janis-Jacobus. Kepergian Almarhum adalah kehilangan yang sangat besar bagi kita semua, terutama bagi partai yang telah mendapatkan dukungan yang luar biasa dari beliau, serta bagi masyarakat Sitaro yang telah kehilangan seorang pemimpin yang selalu berpihak kepada rakyat,” lanjutnya.
Kepergian Almarhum Djon Ponto Janis dinilai sebagai kehilangan besar yang tidak tergantikan bagi masyarakat Kabupaten Sitaro, terutama dalam dunia kepemimpinan dan pembangunan daerah. Banyak pihak yang mengenangnya sebagai sosok pemimpin yang rendah hati, selalu menjunjung tinggi nilai-nilai gotong royong, penuh perhatian terhadap rakyat kecil, serta selalu bekerja keras dengan penuh dedikasi untuk kemajuan daerahnya. Selama menjabat sebagai Ketua DPRD Sitaro selama dua periode berturut-turut, Almarhum dikenal sebagai figur yang mampu menyatukan berbagai elemen dari partai politik yang berbeda dalam menyusun kebijakan daerah yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Banyak program pembangunan yang berhasil direalisasikan berkat kontribusi pemikiran yang jernih dan kerja kerasnya, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan raya yang menghubungkan antar kecamatan, peningkatan kualitas pendidikan melalui pembangunan dan renovasi sekolah-sekolah, pembangunan fasilitas kesehatan masyarakat, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal melalui program pengembangan usaha mikro dan kecil serta pengolahan hasil bumi daerah.
Selain dari PDIP, bela sungkawa juga datang secara berkelanjutan dari berbagai partai politik lain yang ada di Sitaro, termasuk dari fraksi oposisi di DPRD yang selama ini bekerja sama dengan Almarhum. Perwakilan dari pemerintah daerah Kabupaten Sitaro, yang diwakili oleh Bupati dan jajarannya, juga datang untuk menyampaikan bela sungkawa dan penghormatan terakhir. Tak hanya itu, tokoh agama Kristen serta tokoh agama lainnya yang ada di Sitaro juga datang untuk memberikan dukungan spiritual dan doa bagi keluarga serta roh Almarhum. Masyarakat umum dari berbagai lapisan juga datang secara bergantian untuk memberikan penghormatan, termasuk pedagang pasar, nelayan, petani, hingga pelajar yang merasa terbantu oleh berbagai program yang digagas oleh Almarhum selama menjabat.
Semua yang datang menyampaikan doa yang tulus agar roh Almarhum diberikan tempat yang terbaik di sisi Tuhan, dan semoga segala perjuangan serta jasa beliau bagi kemajuan daerah Sitaro tidak akan pernah terlupakan. Beberapa di antaranya juga menyampaikan komitmen untuk melanjutkan perjuangan Almarhum dalam membangun Sitaro menjadi daerah yang lebih sejahtera dan maju, sesuai dengan harapan yang selalu disampaikan oleh Almarhum selama hidupnya.



