SAMPANG, MADURA — Musim kemarau yang berlangsung panjang dan kering memicu krisis kemanusiaan nyata di Kabupaten Sampang. Wilayah yang terdampak paling parah mencakup seantero Kecamatan Kedungdung dan sekitarnya, di mana akses air bersih kini menjadi barang langka dan sangat berharga bagi warga.
Sumber Daya Mengering, Warga Merana
Terik matahari yang tak kunjung reda membuat sumur-sumur warga, mata air alami, serta cadangan air tanah di banyak titik mengalami penurunan drastis hingga mengering. Kekeringan ini memaksa warga harus berjuang keras, menempuh jarak jauh dan mengantre berjam-jam hanya untuk mendapatkan setetes air bersih guna kebutuhan minum, masak, maupun kebersihan dasar.
Kebutuhan Mendesak di Kedungdung
Kecamatan Kedungdung menjadi salah satu wilayah yang paling parah dampaknya. Ketiadaan pasokan yang memadai membuat kehidupan sehari-hari warga terganggu berat. Warga berharap perhatian segera dari pemerintah daerah maupun pihak terkait, berupa penyaluran air bersih lewat truk tangki, bantuan pengeboran sumur dalam, maupun langkah darurat lainnya.
Situasi ini terus dipantau mengingat cuaca yang belum menampakkan tanda perubahan. Kekeringan ini bukan sekadar kesulitan biasa, melainkan ujian nyata bagi ketahanan warga Madura di tengah panasnya bumi Sampang.
Penulis/Editor: Agus Mandie













