Pembukaan Jalan Produksi Melalui Dinas Perkebunan Diduga Main Mata

Muara Enim Belida darat.newssurya.com pembukaan jalan produksi dinas perkebunan Desa tanjung Bunut,menuju Desa gaung asam,” Desa Kemang menuai kritikan dari berbagai pihak, “pasalnya ada beberapa titik, yang dirasa sangat di sayangkan jika sebatas itulah pengerjaannya.

Dengan adanya keluhan warga awak media pun menelusuri lokasi jalan tersebut. Salah satu warga Tanjung Bunut,SL(45) yang melintas dijalan tersebut,juga mengeluhkan terkait aliran anak sungai 

yang diduga tidak memasang gorong gorong/Box culvert, “sangat disayangkan sekali dengan nada penuh kekecewaan.

Jalan produksi ini belum diketahui siapa pemilik  kontraktor, “dan pemborongnya.tidak terlihat lagi aktivitas pekerja dilokasi tersebut. berkemungkinan sudah rampung selesai. bahkan papan informasi sudah di Bawak pulang alias tidak ditemukan dilokasi aktivitas pekerja Tersebut. dengan memakai uang negara yang di kucurkan melalui dinas perkebunan dan lainnya, Sangatlah penting terpasang papan informasi. demi menjaga kenyamanan dan kepercayaan dari semua pihak agar tidak menimbulkan spekulasi paradigma negatif, “di kalangan masyarakat.

Adapun aktifis yang cukup terkenal di muara Enim zona 3 sebut saja TG, mengatakan pengawasnya pak Udin lanjut pak Udin. perihal belum di pasangnya gorong gorong di dua titik sungai, di jalan tersebut beliau mengatakan memang belum di pasang, karena jalan tersebut belum di rapikan atau belum di grader mudah mudahan dalam waktu dekat akan di pasang ,karena waktu pekerjaanya masih ada ungkapnya

Dari keterangan beberapa informasi yang dihimpun,dilokasi proyek tersebut,”dikerjakan satu bulan yang lalu” bulan 06/2025, namun hari dan tanggal belum diketahui,”awak media pun mencoba mengkonfirmasi kepala desa Tanjung Bunut,melalui pesan whtesApp, beliau menjawab gawean tanjung Bunut, cetus beliau 

Jika terindikasi adanya praktik korupsi dan pengurangan kualitas material demi keuntungan pribadi oleh pihak kontraktor dan pemborong.masyrakatlah yang dirugikan. pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan proyek pemerintah, juga perlunya pengawasan yang ketat dari semua pihak terkait.

Erik/red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *