Acara Kesenian Kerapan Sapi di Kabupaten Sumenep Meriahkan HUT DRT

(MEDIA)NEWSSURYA Sumenep, Madura – Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali menghidupkan tradisi kerapan sapi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) DRT (Diwantara Rakyat Terpadu). Acara kesenian ini diadakan di Lapangan Bluto, Kecamatan Bluto, dan dihadiri oleh ribuan masyarakat serta pejabat pemerintah.

Kerapan sapi, yang merupakan salah satu ikon penting Sumenep, menampilkan keahlian dan kekuatan sapi-sapi lokal dalam aduro cepat melawan pasangan sapi lainnya. Acara ini juga dimeriahkan dengan pertunjukan musik saronen, tarian tradisional, dan pameran produk UMKM lokal.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyatakan bahwa kerapan sapi merupakan warisan budaya leluhur yang harus dilestarikan. “Kerapan sapi bukan hanya sekedar perlombaan, tetapi juga merupakan simbol kebanggaan masyarakat Madura,” ujarnya.

Acara kerapan sapi ini juga diikuti oleh 48 pasang sapi dari kecamatan wilayah daratan dan kepulauan. Pemenang akan mewakili Kabupaten Sumenep ke ajang Kejuaraan Kerapan Sapi Tingkat Madura.

Kerapan sapi telah menjadi tradisi yang sangat populer di Sumenep dan menjadi salah satu ikon pariwisata daerah. Acara ini tidak hanya menampilkan keindahan dan kekuatan sapi, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar masyarakat.
(PENULIS) [MOH SOLEH]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *