Newssurya, 9/2/2026. “Bulan Ramadhan adalah bulan yang didalam nya diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia, dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu, dan pembela antara yang Haq dan yang batil”. (Al Baqarah: 185)
Menyambut bulan suci yang di prediksi mulai sekitar pertengahan Februari 2026, umat muslim dihimbau menyambut nya dengan gembira. Memperbanyak doa, persiapan ilmu, serta meningkat kan kebaikan (Tarhib) untuk memanen pahala, bukan sekadar menahan lapar. Ramadhan disambut sebagai tamu yang agung dengan penuh kebahagiaan, kegembiraan ini diyakini sebagai bentuk keimanan dan harapan mendapat kan ampunan Allah swt, bahkan disebutkan dalam hadits, “dapat mengharamkan jasad dari api neraka”,
Umat Islam diharuskan meningkatkan kualitas ibadah seperti: perbanyak membaca Al quran, sholat tarawih, bersedekah, ber dzikir, memper banyak doa untuk mengenang dosa-dosa yang lalu.
Ramadhan 2026 diperkirakan akan dimulai sekitar 18 februari 2026, ditandai dengan persiapan kegiatan-kegiatan islami di berbagai masjid dan peningkatan ibadah disertai saling berbagi. Umat Islam juga di ingatkan untuk ikhlas dan bersuka cita dalam menyambut bulan ramadhan ini, terlepas dari tantangan kondisi ekonomi atau pun situasi global.
Tapi perlu kita ingat bahwa, bulan ramadhan adalah bulan penebusan atas dosa-dosa, yang memberikan banyak kebaikan. Situasi apapun yang kita hadapi sebagai kondisi kemanusiaan harus kita ikhlaskan untuk menyambut ramadhan yaitu bulan yang penuh berkah. Sebagai mana yang diriwayatkan oleh imam Bukhari. “Barang siapa berpuasa ramadhan atas dasar iman, dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni”. (HR Bukhari No. 38 dan HR Muslim No. 760).
Red (M.S.Sipahutar)









