By Awaluddin M.Siregar
Penggiat Dunia Pendidikan
Nilai kebenaran adalah nilai yang berasal dari akal manusia, seperti rasio, budi, dan cipta. Nilai kebenaran dapat menjadi dasar untuk membentuk kaidah sosial dan patokan dalam melakukan hubungan sosial.
Contoh nilai kebenaran: Garam rasanya asin, Gula rasanya manis, Matahari adalah Galaksi bintang, Manusia bernapas dengan oksigen dan 2+11=13
Nilai kebenaran juga dapat mendorong perilaku baik yang perlu dikembangkan oleh setiap individu.
Contohnya: Menggunakan pakaian rapi, Duduk ketika makan dan minum, Tidak makan di depan pintu, Menghormati orang yang lebih tua.
Dalam dunia pendidikan sudah hilang nilai kebenaran, dimana seorang pendidikan memberikan nilai kompetensi hasil perkembangan siswa didik dengan tidak mencerminkan nilai kebenaran.
Kenapa bisa begitu seorang pendidik yang memberikan nilai kebenaran yang murni kepada siswa didik dengan nilai 50 dengan penilaian sebagai berikut ,
1. Siswa tidak disiplin karena persentase kehadiran hanya 40 % dari jumlah kehadiran yang di tetapkan pada kalender pendidikan.
2. Nilai tugas hanya hanya di kerjakan 30 % dari 10 tugas yang di berikan hanya 3 yang di kerjakan.
3. Kerapian dalam bersekolah seperti masih adanya rambut yang panjang alias gendong dan memakai sendal kesekolah dengan alasan sepatutnya basah setiap hari akibat hujan.
4. Memakai sepeda motor dengan ugal – ugalan sehingga menyebabkan kecelakaan hingga meninggal dunia.
Dari uraian di atasnya sulit sekali kita menerapkan nilai kebenaran dalam mendidik siswa didik kita, untuk itu di harapkan kepada orang tua, siswa didik dan guru berkolaborasi untuk menciptakan nilai kebenaran ini, sehingga Nilai kebenaran ini tidak akan punah di dalam dunia pendidikan kita saat ini.
Dimana nilai kebenaran tersebut selalu di dokrak oleh sistem pendidikan yang tidak mencerminkan Nilai Kebenaran, agar siswa tidak tinggal kelas dan lulus ujian nasional.
Maka dari itu pentingnya Nilai – Nilai kebenaran dalam dunia pendidikan, untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai amanat UUD 1945.
Semoga Nilai Kebenaran tidak akan musnah di telan zaman.





